Buku atau E-book?

 16 - Kolom, Keluarga Membaca

Baca buku saat ini sangat terbantu dengan kemajuan teknologi. Tidak perlu repot membawa buku setumpuk; cukup dengan satu iPad/Android/tablet lain, anda sudah dapat membawa ratusan buku dan menikmatinya dengan nyaman. Jika anda seorang pembaca kelas berat, tentu akan merasa sangat terbantu dengan adanya ebook dan ebook reader yang beraneka rupa. Apalagi jika pekerjaan menuntut anda banyak membaca atau merujuk pada buku. Tentu akan lebih mudah memasukkan buku-buku ke dalam tablet daripada ke dalam tas.
Tapi bagaimana kalau untuk mengenalkan budaya baca pada anak? Apakah lebih baik menggunakan buku atau e-book? Untuk yang satu ini, saya merasa buku lebih baik daripada ebook. Saya pernah mencoba menggunakan interactive ebook sebagai teman membaca untuk anak saya tapi hasilnya tidak optimal. Dia justru terganggu dengan fungsi-fungsi sekunder (animasi, permainan jika ada, suara/musik) sehingga tidak khusyuk membaca. Baca buku pun ditinggalkan. Bahkan membolak-balik halaman sepertinya lebih menarik daripada menyimak isi halaman itu sendiri.
Setelah merasa gagal menggunakan e-book untuk anak, saya pun banting setir, kembali pada buku untuk sahabat membaca. Hasilnya, dia lebih fokus. Kalau pun membolak-balik halaman, dia tetap berinteraksi dengan buku, tulisan dan gambar. Tidak tiba-tiba berubah menjadi game atau animasi. Sekarang, dia lebih suka membaca buku daripada e-book.
Mungkin akan tiba saatnya bagi anak saya untuk menggunakan e-book; kelak, ketika dia sudah bisa menikmati membaca tanpa tergoda oleh animasi, game dan aksesoris lainnya yang ada pada sebuah e-book. Saat itu mungkin ia sudah menjadi pembaca yang bijak dan mampu menghargai kelebihan masing-masing, buku maupun e-book.
Bagaimana dengan pengalaman anda? Baca buku atau e-book? Sebab mungkin yang saya alami di atas berbeda dari sahabat semuanya. Yang terpenting adalah tujuan kita untuk mendekatkan buah hati pada literasi tetap tercapai. Apa pun medianya, bisa saja memiliki tendensi kesukaan yang berbeda dari masing-masing individu.

banner 100x60

Author: 

Majalah Embun adalah majalah keluarga yang berada dalam institusi Lembaga Amil Zakat Al-Ihsan Jawa Tengah (LAZiS Jateng). Sebagai majalah keluarga bahagia, Majalah Embun hadir sebagai penyejuk jiwa keluarga samara. Dengan tagline “Penyejuk Jiwa Keluarga Samara”, Majalah Embun berusaha untuk membersamai keluarga muslim, berbagi ilmu dan pengalaman, dan meraih kebahagiaan keluarga samara.

Related Posts

Leave a Reply