(Bukan) Hijrah Biasa

 16 - Pra Nikah, 16 - PRN September, Fatimah

40Sejatinya memang hati manusia memiliki kecenderungan untuk mencintai apa-apa yang menarik menurut mereka. Entah itu seseorang maupun sesuatu. Dan bagi manusia, kehilangan seseorang maupun sesuatu yang ia cintai adalah hal yang paling sulit. Bagaimana reaksi manusia ketika kehilangan dia yang dicinta? Ada manusia yang menerima dengan ikhlas. Ada pula yang terasa berat dan seakan tidak percaya bahwa ternyata ia yang dicinta telah pergi? Tentu saja itu tergantung pada manajemen cinta seseorang. Mana yang menjadi pemilik sejati hatinya? Tuhannya atau ciptaan Tuhannya?

Dunia dan seisinya memang rentan sekali membuat manusia lupa pada Sang Pencipta. Hidayah itu memang datangnya dari Allah, diwujudkan dalam sebuah reaksi bernama hijrah. Berbahagialah jika termasuk orang-orang yang diberikan nikmat berupa hidayah. Lantas apakah jalan hijrah adalah akhir dari segala taubat?

Memutuskan untuk berdamai dengan masa lalu bukanlah hal yang mudah. Perlu upaya untuk mewujudkan tujuan hijrahnya. Ibarat melatih keterampilan, ada beberapa tahapan untuk seseorang itu dikatakan mahir, Pun dengan hijrah. Untuk menjadi taubat nasuha, akan melewati tahap-tahap ujian keistiqomahan. Apakah taubat kita adalah sebenar-benarnya taubat? Semoga kita semua diberikan kemudahan untuk menjalani ujian keistiqomahan.

Memposisikan cinta Allah di atas cinta kepada makhluk-Nya memang bukan hal yang mudah. Kisah cinta Abdurrahman bin Abu Bakar kepada Atikah menujukkan bahwa cinta kepada dunia bisa melalaikan cinta kepada Sang Pencipta. Oleh karena itu, sang ayah memerintahkan untuk menceraikan Atikah. Karena cinta Abdurrahman tak terbendung, akhirnya rujuklah ia bersama Atikah dengan syarat dia akan memposisikan cinta Allah di atas cintanya kepada Atikah sampai akhirnya mati syahid menjemputnya.

Betapa hijrah memang bukan hal yang biasa saja. Seseoang yang telah hijrah, tidak lantas prosesnya selesai begitu saja. Masih ada ujian lain yang menanti, yakni keistiqomahan. Setiap proses hijrah akan diuji keistiqomahan sampai sampai akhir hayat. Karena sejatinya, proses hijrah akan terus berlangsung selama kita hidup. [erlina]

Faza Nurfitri Aulia. Lahir di Pati, 21 Februari 1996. Mahasiswa semester tujuh Universitas Sebelas Maret. Santri di pondok bisnis pertama di Solo, yakni pondok preneur Khadijah Business School. Memiliki ketertarikan pada dunia bisnis, literasi, dan seni.

banner 100x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply